Banyak orang yang terlambat menyadari jika munculnya rayap biasanya menunjukkan kalau mereka dekat dengan sumber makanan. Kita semua juga tahu, rayap itu suka banget sama kayu.
Namun, ada satu hal yang sering orang lupa: kayu bukanlah satu-satunya makanan utama rayap. Karena faktanya, banyak jenis makanan lain yang ternyata menjadi kesukaan koloni rayap.
Dan tahukah kamu kalau sumber makanan tersebut biasanya tersedia melimpah di rumah kamu. Nggak percaya? Yuk, temukan penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Apa Makanan Favorit Rayap yang Sering Ada di Rumah? [Heading 2]
Berikut ini adalah beberapa contoh makanan favorit rayap:
1. Kayu dan Produk Olahannya
Kalau ngomongin makanan rayap, kayu jelas ada di urutan paling atas. Kayu merupakan sumber utama selulosa, nutrisi penting yang dibutuhkan rayap untuk bertahan hidup.
Di dalam rumah, keberadaan kayu hampir tidak terhindarkan. Mulai dari kusen pintu dan jendela, rangka atap, lantai kayu, hingga berbagai furnitur seperti lemari, meja, dan rak.
Sayangnya, kayu yang lembap atau tidak dilengkapi perlindungan anti-rayap, jauh lebih rentan terhadap serangan.
Baca Juga: Ternyata Ini Lho Penyebab Banyak Lalat di Rumahmu
2. Kertas, Kardus, dan Arsip Lama
Banyak orang kaget saat tahu kalau rayap juga doyan kertas dan kardus. Padahal, bahan ini dibuat dari pulp kayu, yang artinya tetap mengandung selulosa.
Gudang, lemari arsip, atau sudut rumah yang dipenuhi tumpukan kardus sering kali menjadi sasaran empuk, terutama jika ruangannya lembap dan jarang dibersihkan.
Rayap bisa masuk dari bagian bawah, lalu menggerogoti kardus secara perlahan tanpa disadari. Nggak heran kalau pas dibuka, isinya sudah hancur atau bolong di sana-sini.
3. Buku dan Dokumen Penting
Buku, majalah, hingga dokumen penting seperti sertifikat rumah atau arsip kantor juga termasuk dalam daftar sasaran rayap.
Kerusakan biasanya terjadi secara perlahan. Dari luar, dokumen atau buku tampak aman, padahal bagian dalamnya sudah rapuh atau habis dimakan. Kasus seperti ini sering terjadi pada rak buku berbahan kayu atau rak yang menempel langsung ke dinding.
Baca Juga: Ini Bau yang Paling Dibenci Lalat
4. Material Bangunan Berbahan Alami
Rayap nggak cuma menyerang kayu utuh. Material bangunan yang mengandung selulosa atau turunannya juga bisa jadi sasaran.
Contohnya partisi kayu, plafon berbahan serat, hingga wallpaper tertentu. Rayap biasanya masuk lewat celah kecil di dinding atau lantai, lalu menyebar ke berbagai area rumah.
Karena jalurnya tersembunyi, kerusakan sering baru kelihatan saat plafon mulai rapuh atau dinding terdengar kopong saat diketuk.
5. Tanaman dan Akar Pohon di Sekitar Rumah
Rayap tanah hidup dan berkembang di dalam tanah. Makanan utamanya adalah bahan organik, termasuk akar tanaman.
Jika ada pohon atau tanaman besar yang posisinya terlalu dekat dengan bangunan, area ini bisa menjadi jalur masuk rayap ke dalam rumah. Taman yang lembap, jarang terkena sinar matahari, dengan kondisi tanah yang gembur juga sangat ideal bagi rayap untuk berkembang.
Dari taman, mereka bisa merambat ke pondasi, lalu naik ke struktur bangunan. Prosesnya mungkin tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa cukup serius.
Baca Juga: Ini Efek Gigitan Kelabang, Gak Cuma Bengkak!
Kenapa Rayap Sangat Menyukai Bahan-bahan Tersebut?
Sederhananya, jenis-jenis makanan yang disebutkan di atas merupakan bahan yang mengandung selulosa. Rayap butuh selulosa untuk bertahan hidup.
Selulosa adalah sumber energi utama bagi rayap, dan zat ini banyak ditemukan pada kayu serta bahan organik lainnya. Itulah kenapa mereka sangat menyukai jenis makanan tersebut.
Melansir Encyclopaedia Britannica, rayap memiliki mikroorganisme khusus di dalam sistem pencernaannya yang membantu memecah selulosa menjadi energi. Inilah yang membuat rayap bisa memakan kayu dan mencernanya.
Jadi, bahan apapun yang mengandung selulosa, apakah itu dari kertas sampai material bangunan tertentu, tetap menarik bagi rayap.
Baca Juga: Ampuhkah Pakai Garam dan Cuka Usir Kelabang?
Apa Risikonya Jika Makanan Rayap Ada di Rumahmu?
Kalau kamu sering menimbun material seperti kayu, kardus, dan kertas di rumah maupun di gudangmu, hati-hati karena jika dibiarkan akan muncul banyak masalah yang siap mengintai propertimu.
- Kerusakan struktur bangunan: rayap bisa menggerogoti kusen pintu, rangka atap, hingga lantai kayu dari dalam.
- Menguras tabungan: biaya renovasi rumah akibat rayap bisa berkali-kali lipat lebih mahal dibanding perawatan dan pencegahan sejak awal.
- Risiko keselamatan penghuni: struktur bangunan semakin lemah, sehingga membahayakan penghuni rumah.
- Kerugian pada properti residensial maupun komersial: nilai properti bisa menurun dan aktivitas di dalamnya ikut terganggu.
Baca Juga: Sarang Laron Muncul di Rumahmu? Ini Awal Masalah Besar
Bagaimana Peran Jasa Pest Control dalam Mengatasi Rayap?

Menghadapi rayap bukan perkara menyemprot insektisida lalu selesai. Rayap hidup berkoloni dan memiliki jalur tersembunyi yang sering kali sulit terdeteksi tanpa alat khusus.
Jika kamu ingin masalah rayap bisa tuntas, maka sudah saatnya kamu bekerja sama dengan penyedia jasa pest control profesional seperti Pestigo.
Pestigo menyediakan layanan anti-rayap dengan pendekatan yang terukur, aman, dan berkelanjutan. Prosesnya dimulai dari inspeksi menyeluruh untuk mendeteksi sumber infestasi dan jalur masuk rayap. Setelah itu, dilakukan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi bangunan, baik rumah tinggal maupun bangunan komersial.
Fokusnya bukan cuma membasmi rayap yang terlihat, tapi juga memberikan solusi jangka panjang supaya mereka nggak balik lagi.
Nah, kalau kamu ingin seperti apa layanan Pestigo bisa bantu atasi masalah rayap dan pilihan layanan yang paling cocok untuk kebutuhanmu, yuk simak penjelasan lengkapnya di artikel ini: Jasa Anti Rayap Profesional dan Bergaransi.
Punya masalah rayap? Nggak perlu khawatir, langsung aja segera Pestigo-in dan lihat bagaimana layanan kami bisa mengembalikan kenyamanan di rumahmu.
Hubungi Pestigo sekarang untuk mendapatkan konsultasi dan survei gratis.
Referensi:
- Encyclopaedia Britannica. Diakses pada 2025. Termite – Nutrition.
- National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2025. Symbiotic digestion of lignocellulose in termites.
- Sentritech Termites. Diakses pada 2025. What Do Termites Eat?
- Institute of Food Technologists (IFT). Diakses pada 2025. Edible insects and their nutritional properties.
- National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2025. Termite digestion and gut microbiota.
- ScienceDirect. Diakses pada 2025. Cellulose digestion mechanisms in termites.







