Cara Gampang Usir Kelabang, Ampuhkah Pakai Garam dan Cuka?

Kelabang sebenarnya nggak muncul tanpa alasan, lho. Lingkungan rumah yang lembap dan gelap justru jadi pemicu utama.

Jika kamu melihat binatang ini di rumah, banyak yang menyarankan untuk menggunakan garam dan cuka untuk mengusirnya.

Sebenarnya apakah saran tersebut terbukti efektif atau hanya mitos saja? Biar nggak penasaran, yuk kita ungkap faktanya.

Apakah Kelabang Takut dengan Garam?

Tidak, kelabang nggak takut dengan garam, sehingga menggunakannya bukan sebagai cara yang efektif dan ampuh mengusirnya.

Banyak orang mengira garam ampuh karena sering dipakai untuk mengatasi binatang tertentu, seperti siput atau bekicot, tapi ini tidak berlaku pada kelabang karena punya kondisi tubuh yang berbeda.

Garam hanya bekerja efektif pada hewan berlendir karena bisa menarik cairan tubuhnya.

Sementara itu, kelabang memiliki kulit luar yang keras dan kering, sehingga garam tidak memberikan dampak berarti. Ditaburi garam pun tidak membuat kelabang langsung mati atau lari menjauh.

Kalaupun garam mengenai tubuh kelabang dalam jumlah banyak, efeknya hanya sangat minim dan jelas tidak praktis untuk digunakan sehari-hari. 

Jadi, bisa disimpulkan kalau garam bukan cara yang efektif untuk mengusir atau membasmi kelabang.

Baca Juga: Ini Penyebab Kelabang Sering Masuk Rumah Kamu

Benarkah Cuka Bisa Mengusir Kelabang?

Sebagian iya, tapi hanya sementara dan tidak menyelesaikan masalah.

Cuka punya aroma asam yang sangat kuat. Saat disemprotkan ke lantai, celah dinding, atau jalur yang sering dilewati kelabang, baunya bisa mengganggu sistem penciuman kelabang.

Akibatnya, kelabang cenderung menghindari area tersebut untuk sementara waktu.

Namun, efek ini punya banyak batasan.

  • Aroma cuka hanya bersifat mengusik, bukan mematikan.
  • Cuka tidak merusak eksoskeleton kelabang dan tidak memengaruhi sistem sarafnya.
  • Begitu bau cuka menghilang, kelabang bisa kembali lagi, bahkan lewat jalur yang sama.
  • Cuka sama sekali tidak mengatasi sumber masalah, seperti kelembapan tinggi, celah bangunan, atau banyaknya serangga lain di rumah.

Melansir dari University of Kentucky Entomology, kelabang rumah (house centipede) justru tertarik pada area lembap dan banyak mangsa, bukan sekadar aroma tertentu. Jadi, kalau lingkungannya masih ideal, mereka akan tetap datang, mau pakai cuka sebanyak apa pun.

Kesimpulannya, cuka boleh dipakai sebagai pilihan darurat. Tapi kalau kelabang sering muncul, ini jelas bukan cara membasmi kelabang yang efektif dalam jangka panjang.

Baca Juga: Tak Cuma Perih, Ini Rasanya Digigit Tomcat!

Pilihan Cara Efektif Mengusir Kelabang Apa Saja?

Kalau kamu ingin cara mengusir kelabang yang sedikit lebih efektif dibanding cuka atau garam, beberapa metode di bawah ini bisa dicoba.

Gunakan Minyak Esensial Peppermint

Peppermint punya aroma tajam yang tidak disukai banyak jenis serangga, termasuk kelabang.

  • Campurkan air dengan beberapa tetes essential oil peppermint.
  • Semprotkan ke area lembap, sudut ruangan, celah lantai, atau bawah wastafel.

Metode ini bekerja sebagai repellent alami. Efeknya memang tidak permanen, tapi aromanya cenderung bertahan lebih lama dibanding cuka.

Semprotkan Ekstrak Serai / Lemongrass

Serai mengandung citronella yang dikenal efektif mengganggu sensor penciuman serangga.

  • Efektif mengganggu sistem penciuman kelabang.
  • Cocok digunakan di area dapur, kamar mandi, atau dekat saluran air.

Aroma alami seperti citronella dan peppermint memang bisa membantu mengurangi aktivitas kelabang, meski tidak menghilangkan sumber infestasinya.

Gunakan Campuran Sabun dan Air

Kalau kelabang sudah terlihat jelas, ini salah satu cara paling praktis.

  • Sabun dapat melapisi sistem pernapasan kelabang.
  • Gerakannya akan melambat, sehingga lebih mudah diusir atau dibuang.

Cara ini efektif untuk kontak langsung, bukan untuk pencegahan jangka panjang.

Tangkap Menggunakan Perangkap Sederhana

Untuk kelabang berukuran kecil hingga sedang:

  • Gunakan glue trap di area gelap dan lembap.
  • Atau wadah berisi air dan sabun cair.

Perangkap ini juga bisa jadi indikator. Kalau sering terisi, artinya populasi kelabang di rumahmu sudah cukup aktif.

Baca Juga: 5 Ciri Nyamuk Aedes Aegypti yang Tak Dimiliki Nyamuk Lain

Bagaimana Cara Mencegah Kelabang Masuk ke Rumah?

Mengusir tanpa mencegah biasanya cuma bikin masalah berulang. Berikut langkah pencegahan yang sering dianggap sepele, padahal penting.

Kurangi Kelembapan di Dalam Rumah

Kelabang sangat menyukai tempat yang lembap, gelap, dan jarang tersentuh. Itu sebabnya mereka sering muncul di kamar mandi, dapur, atau area dekat saluran air.

Beberapa hal sederhana yang bisa kamu lakukan:

  • Perbaiki pipa bocor.
  • Keringkan kamar mandi setelah digunakan.
  • Gunakan exhaust fan atau tingkatkan ventilasi.

Tutup Retakan dan Celah pada Rumah

Celah kecil sering jadi jalur masuk kelabang.

  • Retakan di lantai, dinding, dan sudut ruangan.
  • Area sekitar pipa air, wastafel, dan saluran pembuangan.
  • Celah di bawah pintu atau ventilasi yang langsung terhubung ke luar rumah.

Gunakan sealant, dempul, atau penutup celah untuk menutup akses ini. Dengan membatasi jalur masuknya, kamu sudah selangkah lebih maju dalam mencegah kelabang datang kembali.

Bersihkan Area Gelap dan Berantakan

Gudang, kolong lemari, dan area bawah wastafel sering luput dari perhatian karena jarang dibuka. Padahal, tempat-tempat ini justru jadi habitat favorit kelabang.

Coba lakukan ini secara rutin:

  • Rapikan barang.
  • Bersihkan debu dan sisa organik.

Area seperti ini adalah habitat favorit kelabang, lho.

Kurangi Populasi Serangga Lain

Kelabang adalah predator. Mereka datang karena ada makanan. Kalau kecoa, semut, atau serangga kecil lain masih banyak, maka cara membasmi kelabang apa pun hasilnya nggak akan maksimal.

Baca Juga: Jasa Basmi Hama Tikus

Kapan Harus Menggunakan Pest Control Profesional?

Penanganan mandiri tidak akan lagi efektif kalau kamu melihat tanda-tanda seperti ini:

  • Kelabang muncul lebih dari 2–3 kali dalam sebulan
  • Ukurannya besar atau muncul di area anak-anak tidur
  • Rumah lembap dan banyak serangga lain

Nah, jika kondisinya sudah seperti itu, tandanya kamu perlu segera bantuan pest control profesional seperti Pestigo.

Dengan layanan kami, semua masalah infestasi hama dapat diselesaikan lebih efektif dan presisi karena penanganannya melibatkan:

  • Inspeksi menyeluruh.
  • Teknisi bersertifikat dan berpengalaman.
  • Metode ramah lingkungan.
  • Penanganan sesuai kondisi rumah.
  • Layanan cepat dan hasil jangka panjang.

Untuk kamu yang tinggal di Jakarta, pas banget nih karena layanan Pestigo siap selesaikan masalahmu saat ini juga. Kalau mau tahu seperti apa kami mengendalikan serangan hama di rumah kamu, baca informasi lengkapnya di sini: Jasa Pest Control Bergaransi di Jakarta.

Kalau kamu tinggal di luar Jakarta, tangan aja, layanan kami juga sudah hadir di banyak kota besar di seluruh Indonesia. Jadi, kalau ada masalah hama, langsung aja Pestigo-in sekarang juga!

Segera hubungi Pestigo untuk mendapatkan survei dan konsultasi gratis tis!

Referensi:

  • National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2025. Centipede Envenomation.
  • ResearchGate. Diakses pada 2025. Safe Removal of a Centipede From the Ear By Using an Innovative Practicable Method: A Case Report.
  • Real Simple. Diakses pada 2025. How to Get Rid of Centipedes for Good.
  • Wondercide. Diakses pada 2025. How to Get Rid of Centipedes in Your Home.
  • University of Kentucky Entomology. Diakses pada 2025. Centipedes.

Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + 8 =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00