5 Tanaman Pengusir Lalat, Salah Satunya Ada di Dapurmu

Lalat bisa dibilang salah satu hama yang sering masuk rumah, restoran, dan cafe. Kehadirannya sangatlah mengganggu, terlebih untuk kamu yang punya bisnis makanan, tentu risikonya lebih besar lagi terhadap reputasi brand.

Namun, kamu nggak perlu lagi khawatir dengan masalah tersebut, karena ada solusi mudah mengatasinya tanpa menggunakan obat-obatan kimia: cukup dengan tanaman beraroma tajam.

Apa saja jenis tanaman yang direkomendasikan untuk mengusir lalat? Yuk, temukan jawabannya di artikel ini.

Mengapa Tanaman Bisa Mengusir Lalat?

Lalat mengandalkan indra penciuman untuk hampir semua aktivitasnya. Mereka menggunakan olfactory receptor neurons (ORNs) untuk:

  • Mencari makanan
  • Menemukan tempat bertelur
  • Mengenali lingkungan di sekitarnya

Karena sistem penciumannya sangat sensitif, aroma tertentu bisa langsung memengaruhi perilaku lalat.

Beberapa tanaman menghasilkan senyawa volatil (zat yang mudah menguap dan menyebar di udara) yang berperan dalam mengusir lalat. Beberapa jenis senyawa tersebut antara lain:

  • Eugenol
  • Linalool
  • Citronellal
  • Thymol

Cara kerjanya cukup sederhana:

  • Senyawa tersebut bersifat repellent, yaitu aromanya tidak disukai lalat sehingga membuat mereka menjauh.
  • Dalam konsentrasi tertentu, beberapa di antaranya memiliki efek neurotoksik ringan bagi serangga, sehingga dapat mengganggu sistem sarafnya.

Saat sistem penciuman lalat terganggu, mereka kesulitan mendeteksi makanan dan lingkungan yang aman. Akibatnya, lalat cenderung menghindari area tersebut dan mencari tempat lain.

Baca Juga: Kenapa Laron Suka Cahaya Lampu? Ternyata Ini Pemicunya

Mengapa Aroma Volatil Tidak Disukai Lalat?

Preferensi bau lalat sangat berbeda dengan manusia. Aroma yang menurut kita segar atau harum justru bisa terasa mengganggu bagi lalat.

Aroma yang bersifat tajam, kompleks, dan intens dapat mengacaukan navigasi lalat dalam mendeteksi sumber makanan.

Akibatnya, lalat cenderung:

  • Tidak mendarat di area tersebut
  • Tidak bertahan lama jika sudah terlanjur hinggap

Namun perlu dipahami, kondisi ini tidak berarti lalat mati atau benar-benar hilang. Mereka hanya menjauh dari sumber aroma dan akan mencari lokasi lain yang lebih nyaman bagi mereka.

Baca Juga: Ampuhkah Mengusir Nyamuk dengan Garam? Ini Lho Faktanya!

Apa Jenis Tanaman yang Terbukti Mampu Mengusir Lalat?

Beberapa tanaman diketahui memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi mengganggu sistem penciuman lalat. Efektivitasnya memang dapat bervariasi tergantung konsentrasi, cara penggunaan, dan kondisi lingkungan. 

Namun, berdasarkan sejumlah penelitian, berikut beberapa tanaman yang paling sering disebut memiliki efek repellent terhadap lalat.

1. Basil / Kemangi

Kemangi merupakan salah satu tanaman pengusir lalat yang mengandung linalool dan eugenol. Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak basil memiliki efek repellent dan knockdown terhadap lalat rumah.

Tanaman ini juga praktis karena bisa ditanam di dapur dan sekaligus dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Baca Juga: Gigitan Kamitetep Bisa Menyebabkan Iritasi dan Gatal!

2. Serai / Lemongrass

Serai mengandung citronellal dan citronellol, dua bahan aktif yang sering dipakai dalam produk anti-serangga alami. Bahkan citronella sudah diakui sebagai biopestisida oleh US EPA atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat.

Menariknya, penelitian dari IPB menunjukkan bahwa limbah penyulingan serai wangi pun masih cukup kuat untuk menolak lalat. Saat digunakan dalam bentuk dupa bakar, efek penolakannya bisa mencapai 100% selama beberapa jam.

Jadi, kandungan dalam serai memang cukup kuat untuk membuat lalat enggan mendekat.

3. Pandan Wangi

Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak pandan memiliki efek penolakan (repellent) sekaligus tingkat mortalitas tertentu terhadap lalat.

Aroma khas pandan yang cukup kuat dapat mengganggu sensor penciuman lalat, sehingga area di sekitarnya menjadi kurang menarik untuk dihinggapi.

Baca Juga: 5 Ciri Nyamuk Aedes Aegypti yang Tak Dimiliki Nyamuk Lain

4. Cengkeh

Tanaman pengusir lalat berikutnya adalah cengkeh. Cengkeh kaya akan eugenol, salah satu senyawa yang paling banyak diteliti sebagai insect repellent.

Dalam berbagai studi, eugenol terbukti efektif membantu mengusir lalat maupun serangga lainnya, terutama ketika digunakan dalam bentuk ekstrak atau minyak atsiri.

Itulah sebabnya minyak cengkeh kerap menjadi bahan aktif dalam produk pengusir serangga berbasis alami.

5. Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Rosemary mengandung camphor dan cineole, senyawa aromatik yang bisa memengaruhi sistem saraf serangga.

Meski sering dipakai sebagai bumbu atau tanaman hias, rosemary juga punya efek repellent dalam kondisi tertentu. Namun, seperti tanaman lain, efektivitasnya akan lebih terasa jika digunakan dalam bentuk ekstrak atau minyak atsiri.

Baca Juga: Ini Cara Menghilangkan Lalat yang Efektif!

Seberapa Efektif Tanaman Jika Populasi Lalat Banyak?

Tanaman memang bisa membantu mengusir lalat, tetapi efektivitasnya memiliki batasan. Secara umum, tanaman pengusir lalat:

  • Efektif sebagai repellent lokal (membantu mengurangi lalat di area tertentu).
  • Tidak membunuh sumber populasi.
  • Tidak menghentikan siklus reproduksi lalat.

Perlu dipahami juga, banyak penelitian menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi biasanya diperoleh dari ekstrak dengan konsentrasi tertentu, bukan hanya dari tanaman hidup yang diletakkan di dalam pot.

Artinya, efeknya bisa jauh lebih ringan dalam penggunaan sehari-hari di rumah. Jika sudah terjadi infestasi berat, penggunaan tanaman tersebut dinilai tidak lagi efektif. Karena kemungkinan terjadinya hal-hal berikut ini sangatlah tinggi:

  • Lalat tetap berkembang biak dengan cepat.
  • Sumber makanan dan area kotor tetap menarik bagi mereka.
  • Tanaman hanya membantu mengurangi gangguan, bukan menyelesaikan akar masalah.

Dengan kata lain, tanaman lebih cocok digunakan sebagai langkah pencegahan atau pengendalian ringan.

Untuk populasi lalat yang sudah besar, dibutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh agar siklus hidupnya benar-benar terputus.

Baca Juga: 7 Cara Mengusir Nyamuk Secara Alami

Bagaimana Cara Memaksimalkan Tanaman Pengusir Lalat?

Jika ingin menggunakan tanaman tersebut sebagai pengusir lalat, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk kamu bisa memaksimalkannya efeknya.

Dianjurkan untuk meletakkan tanaman atau ekstrak tanaman tersebut di are strategis seperti dapur, dekat tempat sampah, dan jendela yang digunakan sebagai akses keluar masuk lalat.

Selanjutnya, kamu juga bisa mencoba untuk mengeluarkan aroma tanaman tersebut secara optimal dengan meremas atau memotong daun secara berkala agar senyawa volatil yang terlepas ke udara jauh lebih banyak.

Hal penting yang juga nggak boleh kamu lupakan adalah menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, misalnya dengan sanitasi rutin, mengelola sampah dengan baik, dan menutupnya dengan rapat.

Baca Juga: Rekomendasi Pest Control Jakarta Profesional

Kapan Harus Menggunakan Jasa Pest Control Profesional?

Bantuan profesional perlu dipertimbangkan apabila:

  • Lalat terus muncul meski area sudah dibersihkan
  • Populasi berkembang sangat cepat
  • Keberadaannya mulai mengganggu operasional bisnis, seperti restoran, gudang, pabrik, atau area komersial lainnya

Jika kamu sudah melihat tanda-tanda tersebut, segera panggil jasa pest control profesional seperti Pestigo.

Penanganan profesional dari Pestigo tidak hanya berfokus pada lalat yang terlihat, tetapi juga pada sumber masalahnya. Prosedur layanan kami akan melakukan beberapa tahap penanganan, misalnya:

  • Menemukan akar penyebab infestasi.
  • Mengidentifikasi titik berkembang biak.
  • Menggunakan metode pengendalian yang tepat dan aman.

Pestigo menyediakan layanan pengendalian lalat untuk rumah maupun properti komersial, dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis standar pengendalian hama modern.

Kalau kamu ingin tahu bagaimana Pestigo menyelesaikan masalah lalat di rumahmu serta apa keuntungan menggunakan layanannya, yuk simak penjelasan lengkapnya di sini: Jasa Pembasmi Lalat Ampuh Bergaransi.

Ada lalat di rumah? Bukan masalah. Segera Pestigo-in agar rumah dan bisnis terlindungi maksimal.

Referensi:

  • Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Diakses pada 2025. Potensi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum) sebagai Repellent Lalat Rumah (Musca domestica)
  • Jurnal Teknologi Industri Pertanian (IPB). Diakses pada 2025. Limbah Penyulingan Sereh Wangi dan Nilam sebagai Insektisida Pengusir Lalat Rumah (Musca domestica)
  • Jurnal Pengendalian Hama. Diakses pada 2025. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Repellent terhadap Lalat Rumah (Musca domestica)
  • Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Diakses pada 2025. Perbedaan Efektivitas Rebusan Daun Cengkeh dan Daun Pandan sebagai Pengusir Lalat Rumah (Musca domestica)

Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00