Bau Kencing Tikus Tak Kunjung Hilang? Coba Cara Efektif Ini

Bau kencing tikus tak hanya menyengat, tetapi juga cenderung bertahan lama. Masalah utamanya sebenarnya bukan pada aroma, tetapi kencing tikus bisa membawa kuman.

Jadi, kalau tidak segera dibersihkan bisa berpotensi menyebabkan masalah kesehatan penghuni rumah. Memang benar, kencing tikus yang biasanya menempel di sudut-sudut rumah nyaris tak kasat mata, sehingga proses pembersihannya kadang tidak maksimal.

Namun, kamu tenang aja karena artikel ini akan membagikan tips ampuh yang bisa bantu kamu membereskan bau kencing tikus yang tak hilang-hilang. Yuk, cari tahu apa saja solusinya.

Seperti Apa Fakta Tentang Bau Kencing Tikus?

Sebelum membahas cara menghilangkan bau kencing tikus, ada fakta menarik kenapa urin tikus itu beraroma sangat tajam dan sulit hilang.

Ciri Khas Bau Kencing Tikus

Bau kencing tikus punya karakter yang khas: tajam, menusuk hidung, dan sekilas mirip bau amonia.

Biasanya urin tetap tercium meski sumbernya kecil. Entah itu di sudut lemari atau di bawah kitchen set, aromanya bisa menyebar satu ruangan.

Bau urin tikus cenderung lebih menyengat dan asam. Banyak orang mengira itu bau lembap atau kayu lapuk, padahal bukan.

Kandungan Kimia Urin Tikus Penyebab Bau Menyengat

Secara kimia, urin tikus mengandung urea. Saat terurai, urea akan menghasilkan amonia. Nah, amonia inilah yang menyebabkan bau tajam.

Selain itu, urin tikus juga mengandung senyawa volatil dan feromon. Tikus menggunakan urin sebagai penanda wilayah. Jadi semakin sering mereka lewat, semakin sering pula mereka menandai area tersebut.

Alasan Bau Kencing Tikus Bisa Bertahan Lama

Kenapa sudah dibersihkan tapi masih bau? Karena urin tikus tidak hanya ada di permukaan. Cairannya bisa meresap ke material berpori seperti kayu, beton, karpet, atau gypsum.

Saat mengering, urea dapat mengkristal. Ketika kelembapan meningkat, kristal ini bisa aktif kembali dan mengeluarkan bau lagi. Itulah kenapa saat musim hujan atau ruangan lembap, aromanya terasa muncul kembali.

Baca Juga: Kotoran Tikus Bisa Picu Penyakit Berbahaya Lho

Apa Bahaya Menghirup Bau Kencing Tikus?

Urin tikus bukan cairan biasa. Di dalamnya bisa terdapat berbagai patogen yang berpotensi menimbulkan penyakit.

Melansir penelitian di PubMed Central, tikus dikenal sebagai reservoir berbagai penyakit zoonosis. Beberapa patogen yang sering dikaitkan dengan urin tikus antara lain:

  • Leptospira (penyebab leptospirosis).
  • Hantavirus.
  • Salmonella.

Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung atau aerosol dari urin yang mengering dan terhirup. Gas amonia dari urin juga bisa menyebabkan:

  • Iritasi hidung
  • Tenggorokan perih
  • Mata terasa panas
  • Batuk ringan

Risiko lebih tinggi pada anak-anak, lansia, dan penderita asma. Jadi, kalau kamu mencium bau menyengat yang terus-menerus, jangan dianggap sepele, ya. Segera bersihkan secara maksimal.

Baca Juga: Jasa Pembasmi Tikus Bergaransi dari Pestigo

Bagaimana Cara Efektif Menghilangkan Bau Kencing Tikus?

Setelah memahami risikonya, sekarang kita bahas cara menghilangkan bau kencing tikus yang tepat.

Penanganannya perlu menyasar sumbernya, bukan sekadar menutup bau dengan pewangi. Berikut langkah yang bisa kamu lakukan untuk benar-benar menghilangkan bau kencing tikus secara efektif.

1. Bersihkan Area yang Terkontaminasi

Pertama, gunakan sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung pada titik yang terindikasi terdapat urin tikus atau sumber bau.

Bersihkan residu kotoran atau noda urin dengan tisu atau kain sekali pakai. Jangan langsung disapu kering, karena bisa membuat partikel beterbangan.

Basahi area terlebih dulu dengan larutan disinfektan ringan sebelum dibersihkan.

2. Gunakan Disinfektan yang Tepat

Larutan berbasis klorin efektif membunuh bakteri. Umumnya digunakan dengan pengenceran tertentu sesuai panduan kesehatan.

Penting untuk memperhatikan waktu kontak. Diamkan larutan beberapa menit sebelum dilap. Jangan langsung diseka, karena efektivitasnya bisa berkurang.

Langkah ini membantu mengurangi risiko penyebaran patogen sekaligus mengurangi sumber bau.

3. Gunakan Enzyme Cleaner

Jika bau masih bertahan, berarti residu sudah meresap. Di tahap ini, kamu perlu enzyme cleaner.

Enzyme cleaner bekerja dengan memecah molekul organik penyebab bau. Jadi bukan sekadar menutupinya dengan wangi.

Metode ini sangat efektif untuk material berpori seperti kayu, gypsum, atau karpet. Dan menjadi salah satu cara paling direkomendasikan dalam cara menghilangkan bau kencing tikus yang sudah menempel lama.

4. Perbaiki Ventilasi dan Kelembapan

Kelembapan tinggi bisa membuat bau muncul kembali. Jadi, pastikan sirkulasi udara baik misalnya dengan cara buka jendela, gunakan exhaust fan, dan kalau ada dehumidifier itu lebih bagus lagi.

Udara yang bergerak membantu mempercepat netralisasi bau dan mengurangi konsentrasi amonia di ruangan.

Baca Juga: Jenis Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Kapan Bau Kencing Tikus Tidak Bisa Diatasi Sendiri?

Ada situasi di mana upaya mandiri untuk menghilangkan bau kencing tikus tidak lagi efektif.

Beberapa tandanya antara lain:

  • Bau tetap muncul meski sudah dibersihkan berulang kali.
  • Sumber bau berada di area sulit dijangkau, seperti di dalam dinding, plafon, atau ducting AC.
  • Muncul tanda infestasi aktif, misalnya terdengar suara di plafon atau ditemukan kotoran baru.

Kalau tikus masih aktif, maka urin baru akan terus muncul. Jadi percuma dibersihkan kalau sumbernya tidak ditangani. Di titik ini, penanganan profesional lebih disarankan.

Baca Juga: Solusi Pestigo untuk Pengendalian Tikus di Rumah Sakit

Peran Jasa Pest Control dalam Mengatasi Masalah Tikus

Pest control profesional seperti Pestigo tidak hanya punya peran penting dalam membasmi tikus, tetapi juga mengatasi sumber kontaminasi.

Dalam mengatasi masalah hama tikus di rumah maupun gedung komersial, Pestigo akan melakukan inspeksi menyeluruh untuk menemukan:

  • Jalur masuk tikus
  • Area penandaan urin
  • Titik infestasi aktif

Selain itu, dilakukan sanitasi khusus pada area terkontaminasi serta langkah pencegahan jangka panjang. Pestigo membantu kamu dalam:

  • Pengendalian populasi tikus secara terukur.
  • Penanganan area yang terkontaminasi urin.
  • Pencegahan agar tikus tidak kembali.

Karena selama tikus masih ada, bau akan terus muncul. Kalau kamu sudah mencoba berbagai cara menghilangkan bau kencing tikus tapi hasilnya belum maksimal, mungkin saatnya mempertimbangkan bantuan profesional.

Mau rumah bebas masalah tikus? Yuk, simak bagaimana layanan Pestigo bisa menjadi solusi ideal yang kamu butuhkan, informasi lengkapnya ada di artikel ini: Jasa Pest Control Tuntaskan Masalah Tikus.

Punya hunian yang bersih dan tanpa masalah tikus itu bukanlah impian! Segera Pestigo-in biar segera jadi kenyataan.

Referensi:

  • PubMed Central (PMC). Diakses pada 2025. Rodents as Reservoirs of Pathogens and Zoonotic Disease Risks
  • ResearchGate. Diakses pada 2025. Domestic Cat (Felis silvestris catus) Urine Odour as a Potential Rodent Management Strategy
  • Nature Scientific Reports. Diakses pada 2025. Predator Odor and Behavioral Response in Rodents
  • ScienceDirect (Animal Behaviour). Diakses pada 2025. Chemical Communication and Urine Marking in Rodents
  • Science.org. Diakses pada 2025. Scent Makes Mice Run Scared
  • Chemical Senses (Oxford Academic). Diakses pada 2025. Chemosensory Communication and Urinary Signals in Rodents
Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00