Tikus Got Berkurang dengan 5 Cara Ini, Coba Sekarang!

Buat kamu yang tinggal di area urban, tentu nggak asing dengan yang namanya tikus got. Dibandingkan tikus rumah biasa, tikus got punya ukuran tubuh lebih besar sehingga sering kali terasa lebih mengganggu dan menakutkan.

Selain meresahkan, keberadaannya juga dapat menimbulkan masalah kebersihan dan kesehatan. Karena itu, penting untuk segera mengatasinya sebelum populasinya makin bertambah.

Nah, kalau kamu mau tahu cara efektif untuk membereskan tikus got di rumah, kamu perlu coba tips ampuh di artikel ini.

Mengapa Tikus Got Berbahaya?

Tikus got, dikenal sebagai Norway rat (Rattus norvegicus), termasuk jenis tikus yang paling sering hidup dekat manusia karena mudah menemukan sumber air dan makanan.

Populasinya banyak berkembang di area lembap dan tersembunyi seperti saluran pembuangan limbah, septic tank, drainase, hingga bagian bawah fondasi bangunan.

Karena habitatnya dekat dengan lingkungan rumah, kehadiran tikus got dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

Tikus got diketahui dapat membawa sejumlah penyakit berbahaya, seperti leptospirosis, salmonellosis, dan hantavirus. Penularannya dapat terjadi melalui gigitan maupun kontaminasi urin dan kotoran yang mencemari lingkungan sekitar.

Di sisi lain, tikus ini juga berpotensi merusak berbagai bagian rumah, seperti:

  • menggigit kabel listrik, selang mesin cuci, dan instalasi AC
  • memicu kebocoran pada pipa saluran air
  • merusak material dan struktur bangunan

Karena pergerakannya yang aktif dan mampu menjangkau berbagai sudut rumah, kerusakan yang ditimbulkan dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Baca Juga: Kencing Tikus Bisa Sebabkan Kematian?

Apa Perbedaan Tikus Got dan Tikus Rumah?

Sekilas, tikus got hampir serupa dengan tikus rumah biasa. Namun, jika dilihat berdasarkan ukuran dan habitat, keduanya punya perbedaan yang kontras.

Perbedaan Ukuran dan Fisik

Paling mudah untuk membedakan keduanya adalah mengamati secara fisik.

Tikus got:

  • Ukurannya besar dan terlihat berat
  • Badannya tebal, tidak ramping
  • Kepala cenderung tumpul
  • Ekor relatif lebih pendek dari panjang badan

Tikus rumah:

  • Ukurannya kecil
  • Bentuk badan ramping
  • Wajah lebih runcing
  • Ekor panjang dan tipis

Perbedaan Habitat dan Perilaku

Secara habitat dan perilaku, kedua jenis tikus ini ternyata punya perbedaan yang menonjol.

Tikus got:

  • Tinggal di tanah atau bawah bangunan
  • Masuk lewat saluran air, kamar mandi, atau celah lantai
  • Pintar gali lubang
  • Sering muncul di dapur bagian bawah

Tikus rumah:

  • Bersarang di plafon
  • Masuk lewat ventilasi atas atau kabel
  • Pintar manjat

Perbedaan Tingkat Risiko

Selain beda lokasi persembunyiannya, kedua tikus ini ternyata juga punya risiko yang berbeda pula.

Tikus got:

  • Lebih kuat menggigit dan merusak
  • Sering kontak langsung dengan area makanan
  • Bisa mencemari dapur, gudang bahan makanan, hingga restoran

Tikus rumah:

  • Gangguan biasanya lebih ringan
  • Umumnya hanya di plafon atau lemari

Tikus got cenderung hidup di area kotor seperti selokan, jadi potensi membawa bakteri lebih tinggi. Karena itu, jika muncul di dapur biasanya perlu ditangani lebih serius.

Baca Juga: Kotoran Tikus Bisa Picu Penyakit Berbahaya Lho

Bagaimana Cara Efektif Mengusir Tikus Got?

Kalau kamu ingin kehadiran binatang pengganggu ini hilang dari rumah kamu, tenang aja ada kok cara efektif yang bisa kamu coba di rumah untuk mengusirnya.

1. Tutup Akses Masuk (Rodent Proofing)

Coba pelan-pelan cek area yang sering jadi akses seperti bawah pintu dapur, sekitar pipa air, maupun kamar mandi. Jangan sepelekan celah-celah kecil karena jalur tersebut berpotensi menjadi akses masuk.

Jika kamu sudah menemukan beberapa titik akses masuknya, segera tutup dengan material yang kuat. Kalau jalurnya sudah ketutup, biasanya frekuensi kemunculan langsung turun.

2. Kelola Sampah dan Sumber Makanan

Selama masih tersedia sumber makanan, tikus bakal cari akses lain untuk menemukannya. Karena itu, pastikan selalu menjaga kebersihan rumah dan menutup rapat tempat sampah agar tidak menjadi tempat favorit tikus.

Selain itu, simpan bahan makanan (beras, mie, snack, pakan hewan) di wadah tertutup. Pastikan untuk rutin membersihkan dapur dan saluran pembuangan dari sisa makanan dan minyak.

Baca Juga: 5 Tanaman Pengusir Lalat, Salah Satunya Ada di Dapurmu

3. Kurangi Kelembapan dan Genangan Air

Selain makan, tikus juga butuh minum. Makanya area lembap maupun yang terdapat genangan air biasanya jadi tempat favoritnya.

Karena itu, sering cek saluran pipa yang bocor atau rembes dan pastikan drainase lancar, nggak ada sumbatan yang mengganggu. Intinya, jangan biarkan ada genangan di area rumah dan pastikan area rumah cukup kering agar tikus got nggak betah.

4. Gunakan Perangkap yang Tepat

Kalau masalah serangan tikus got belum banyak, penggunaan perangkap bisa bekerja efektif. Pastikan menaruh perangkap di jalur-jalur yang sering dilewati tikus.

Hindari pemasangan perangkap di area-area terbuka maupun di lokasi yang menjadi lalu-lalang penghuni rumah. Penempatan yang tepat akan lebih berpengaruh daripada jumlah perangkapnya. Jadi, perhatikan lokasinya.

5. Terapkan Sanitasi Lingkungan Secara Konsisten

Mengusir tikus itu bukan sekali beres, ya. Kalau lingkungannya masih enak buat sembunyi, tikus tentu akan datang lagi.

Karena itu, sebagai langkah pencegahan agar tikus tidak bersarang di rumahmu lagi, maka sering-sering pangkas tanaman yang nempel atau terlalu dekat ke bangunan. Hindari juga menumpuk barang di area yang lembap dan gelap.

Intinya terapkan pengelolaan hama secara terpadu. Jadi, bukan cuma membasmi tikusnya, tapi juga perlu menjaga area agar nggak nyaman buat ditinggali tikus.

Baca Juga: Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah? Ini Penyebabnya

Apa Peran Penting Pest Control dalam Mengendalikan Tikus?

Jika populasi tikus sudah sangat banyak, cara mandiri terkadang sering tidak efektif, karena jumlah yang teratasi lebih rendah dibanding tingkat perkembangbiakan tikus.

Apalagi kalau lokasi sarangnya tidak berhasil diketahui, maka infestasi tikus tidak akan bisa berhenti.

Kalau kamu mengalami masalah seperti ini, bekerja sama dengan jasa pest control profesional seperti Pestigo adalah pilihan tepat.

Dalam menangani masalah tikus, Pestigo punya pendekatan yang efektif dan metode yang digunakan aman dan ramah lingkungan, mulai dari identifikasi sumber potensi masalah, menyiapkan langkah pengendalian terukur, dan pengecekan berkala.

Nah, kalau serangan tikus makin sulit dikendalikan, jangan pakai racun tikus dulu ya karena banyak dampak setelahnya yang sulit dikendalikan, misalnya penyebaran bangkai tikus sembarangan yang justru bikin masalah baru kebersihan rumah.

Kenapa penggunaan racun ini sebisa mungkin dihindari dulu? Untuk penjelasan lengkapnya, simak di artikel ini dulu ya: Sebelum Pakai Racun Tikus, Kenali Dulu Risiko Seriusnya.

Untuk soluis amannya, ya Pestigo-in aja biar penanganannya tepat dan cepat beres.

Punya masalah tikus? Hubungi Pestigo untuk konsultasi dan survei gratis sekarang.

Referensi:

  • ScienceDirect. Diakses pada 2026. Research on Urban Rat Ecology and Behavior
  • ResearchGate. Diakses pada 2026. A Systematic Review of Rat Ecology in Urban Sewer Systems
  • Académie Nationale de Médecine. Diakses pada 2026. Between the Sewer Rat, Welfare and Public Health: Should We Choose?
  • Taylor & Francis Online. Diakses pada 2026. Urban Rodent Control and Public Health Implications
  • University of Missouri Extension. Diakses pada 2026. Controlling Rats in and Around Structures
Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 6 =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00