Lalat Langsung Kabur! Ini Bau yang Paling Mereka Benci

Siapa sih yang nggak kesel kalau lagi mau makan, eh tiba-tiba lalat mondar-mandir di sekitar makanan? Selain bikin jijik, tentunya selera makan juga langsung hilang.

Sayangnya, mengusir lalat itu bukan perkara simpel karena sudah coba banyak cara, ujung-ujung tetap balik lagi. Untungnya, lalat ternyata punya kelemahan: bau tertentu yang nggak mereka suka.

Menariknya, beberapa sumber aroma ini bisa dengan mudah ditemukan di rumah kamu. Penasaran apa saja bau yang bisa bikin lalat ogah mendekat? Yuk, kita bahas satu per satu.

Apakah Lalat Takut dengan Aroma Tertentu?

Jawabannya iya, tapi dengan catatan. Lalat memiliki indera penciuman yang sangat sensitif dibandingkan manusia.

Sebagai serangga, lalat dibekali olfactory receptors yang mampu mendeteksi senyawa kimia di udara dalam kadar yang sangat kecil.

Artinya, aroma yang bagi kita terasa biasa saja, bisa tercium sangat tajam dan mengganggu bagi lalat.

Kaitan antara lalat dan bau, ada beberapa hal penting yang perlu kamu tahu:

  • Lalat cenderung menghindari aroma yang terlalu kuat, menyengat, atau dianggap berbahaya oleh sistem sensoriknya.
  • Bau tertentu bisa mengacaukan kemampuan lalat dalam bernavigasi saat mencari makanan atau tempat bertelur.
  • Aroma yang terdeteksi sebagai zat toksik akan memicu respons avoidance, yaitu naluri alami untuk menjauh.

Baca Juga: Telur Lalat Di Makanan Tertelan? Waspadai Efeknya Bagi Kesehatan

Apa Bau yang Tidak Disukai Lalat?

Nah, berikut ini ada beberapa jenis aroma yang tidak disukai lalat:

Aroma Citrus (Lemon, Jeruk, Lime)

Aroma citrus seperti lemon, jeruk, dan lime dikenal ampuh membuat lalat enggan mendekat. Bau segar ini mengandung limonene, yaitu senyawa alami yang sering dimanfaatkan dalam produk pengusir serangga.

Limonene diketahui dapat mengganggu sistem saraf serangga, sehingga memicu respons penghindaran.

Inilah alasan mengapa serangga, termasuk lalat, cenderung menjauh saat mencium aroma citrus.

Lavender

Aroma lavender memang dikenal bisa menenangkan manusia. Tapi buat lalat justru kebalikannya. Lavender mengandung linalool, senyawa yang memicu respon penghindaran pada serangga.

Itulah kenapa lavender sering dipakai sebagai natural repellent. Aroma ini memberi sinyal bahwa lingkungan tersebut tidak aman bagi lalat. Jadi, mereka akan langsung cari tempat lain.

Baca Juga: Lalat Hijau Menyerbu? Waspadai Bahaya dan Cara Mengusirnya

Daun Mint / Peppermint

Aroma segar segar dari daun mint ternyata bagi lalat itu merupakan aroma yang kuat dan ekstrem, sehingga membuat mereka perlu menjauhinya.

Kandungan menthol dan menthone dalam mint bekerja dengan cara mengganggu sistem saraf penciuman lalat. Akibatnya, lalat bisa kehilangan orientasi, menjadi bingung, dan akhirnya memilih menjauh.

Serai / Lemongrass

Serai mengandung citronella, senyawa aktif yang banyak dipakai dalam produk anti serangga. Citronella efektif mengusir berbagai jenis serangga dengan cara mengganggu sensor penciuman mereka.

Buat lalat, aroma serai terasa menyengat dan mengirim sinyal bahaya. Jadi wajar kalau mereka ogah mampir.

Bawang Putih

Bau bawang putih memang kuat, bahkan buat manusia. Aroma sulfur dari bawang putih dianggap ancaman oleh lalat.

Senyawa ini memberi sinyal lingkungan yang tidak aman dan berpotensi berbahaya, sehingga lalat akan menghindarinya.

Meski efektif, bau bawang putih biasanya kurang nyaman kalau dipakai di area makan, ya. Jadi, saat berkumpul, sementara jauhkan dulu bahan ini dari tempat makan.

Baca Juga: 11 Cara Mudah Mengusir Lalat Drainase Hingga Tuntas

Kenapa Lalat Membenci Aroma-Aroma Tersebut?

Secara sederhana, ini alasannya:

  • Lalat punya olfactory receptors yang berfungsi mendeteksi bahaya, racun, dan lingkungan tidak ideal.
  • Aroma kuat bisa dianggap sinyal berbahaya atau menutupi aroma makanan.
  • Beberapa senyawa bersifat iritan bagi sistem sensorik lalat.
  • Aroma tertentu membuat lalat sulit menemukan tempat makan dan bertelur.

Jadi, ketika bau tersebut tercium, lalat memilih pergi daripada ambil risiko.

Baca Juga: Apa Itu Lalat Kamar Mandi atau Lalat Drainase?

Bagaimana Cara Menggunakan Aroma Tersebut untuk Mengusir Lalat?

Untuk menggunakan beberapa jenis bahan di atas, kamu bisa memanfaatkannya dengan berbagai cara, antara lain:

Diffuser dan Essential Oil

Salah satu cara paling praktis untuk memanfaatkan aroma pengusir lalat adalah dengan menggunakan diffuser dan essential oil alami seperti lemon, peppermint, lavender, atau serai.

Cukup teteskan sekitar 5–10 tetes essential oil ke dalam diffuser, lalu letakkan di area yang rawan lalat seperti dapur, ruang makan, atau dekat tempat sampah. Gunakan secara rutin, terutama di siang hari atau pada saat lalat paling aktif.

Semprotan Homemade / Natural Spray

Alternatif lain yang mudah dibuat di rumah adalah semprotan alami dari campuran air dan beberapa tetes essential oil seperti lemon, peppermint, atau serai.

Campuran ini dapat disemprotkan ke sudut dapur, area dekat jendela, atau titik-titik yang sering menjadi jalur masuk lalat.

Tanaman Pengusir Lalat

Menggunakan tanaman alami seperti mint, lavender, dan serai juga bisa menjadi cara efektif untuk membantu mengusir lalat.

Tanaman ini secara alami mengeluarkan aroma yang tidak disukai lalat, tetapi tetap nyaman bagi manusia. Selain lebih ramah lingkungan, aroma dari tanaman hidup cenderung tidak menyengat seperti pengusir sintetis.

Agar hasilnya optimal, letakkan tanaman di area strategis seperti dekat pintu, jendela, atau di sekitar dapur yang sering menjadi tempat lalat masuk.

Baca Juga: Ini Cara Menghilangkan Lalat Paling Efektif!

Solusi Pestigo untuk Mengatasi Lalat

Perlu kamu ketahui, penggunaan aroma tertentu pada dasarnya hanya berfungsi sebagai repellent ringan.

Cara ini memang bisa membantu mengurangi kedatangan lalat, tetapi efektivitasnya terbatas. Kalau kamu ingin hasil yang lebih efektif, terlebih jika serangan lalat makin parah, sebaiknya segera hubungi pest control profesional seperti Pestigo.

Pestigo menangani masalah lalat dengan pendekatan yang menyeluruh dan terukur, meliputi:

  • Inspeksi area untuk menemukan sumber utama lalat
  • Identifikasi titik berkembang biak, termasuk yang tersembunyi
  • Treatment yang efektif dan tepat sasaran, bukan sekadar menutupi bau

Seluruh metode yang digunakan Pestigo aman untuk keluarga dan hewan peliharaan. Apalagi, didukung oleh teknisi bersertifikasi, penggunaan produk ramah lingkungan, serta pengalaman panjang, Pestigo menjadi solusi terbaik masalah lalat untuk rumah kamu.

Kalau kamu ingin tahu apa saja layanan yang pas mengusir lalat dan keunggulan Pestigo dalam menuntaskan masalah hama, yuk baca penjelasan lengkapnya di sini: Jasa Pembasmi Lalat Profesional Bergaransi.

Bersama Pestigo, ancaman lalat tak lagi bikin khawatir masalah kesehatan keluarga, lingkungan, hingga bisnismu.

Segera Pestigo-in rumah kamu agar makin bersih dan nyaman!

Referensi:

  • Frontiers in Physiology. Diakses pada 2025. The Molecular and Cellular Basis of Olfactory Reception in Insects.
  • National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2025. Essential Oils as Natural Insect Repellents and Their Mechanism of Action.
  • Environmental Health Perspectives. Diakses pada 2025. Plant-Based Insect Repellents: Efficacy, Development, and Safety.
Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × four =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00