Yakin Garam Ampuh Usir Lalat? Begini Faktanya

Masalah lalat sering dianggap sepele. Padahal, kalau dibiarkan, lingkungan bisa menjadi kurang higienis, potensi terpapar penyakit bagi penghuni rumah, dan bikin kamu nggak nyaman juga saat makan.

Banyak orang bilang, cukup taburkan garam atau semprotan garam bisa bikin nyamuk kabur. Namun, apakah benar garam punya efek seampuh itu? Yuk, kenali faktanya.

Apakah Garam Efektif Mengusir Lalat?

Tidak ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan garam efektif sebagai repelen lalat rumah.

Berbagai publikasi ilmiah memang membahas efek garam pada serangga. Namun, tidak ditemukan data yang menunjukkan bahwa garam bisa secara nyata mengusir lalat dari dapur atau area lingkungan di rumah. 

Penelitian yang ada lebih melihat bagaimana tubuh lalat merespons garam secara biologis, bukan apakah garam mampu membuat lalat meninggalkan suatu ruangan.

Karena itu, klaim tentang cara mengusir lalat dengan garam perlu dilihat secara lebih kritis. Sampai sekarang, anggapan bahwa lalat takut garam belum memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Baca Juga: Cara Mengusir Lalat Drainase/Limbah Hingga Tuntas

Seperti Apa Efek Garam pada Lalat?

Kalau begitu, kenapa ada yang bilang garam bisa berdampak pada serangga?

Secara ilmiah, garam memang bisa memberikan efek fisik. Tapi efeknya terjadi jika ada kontak langsung dan dalam konsentrasi tinggi.

Misalnya:

  • Garam dapat menyerap air dari permukaan tubuh serangga.
  • Mengganggu keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuhnya.

Efek ini baru terjadi jika:

  • Garam benar-benar menempel di tubuh lalat.
  • Konsentrasinya cukup tinggi untuk memengaruhi proses osmosis dan struktur sel.

Jadi bukan karena lalat mencium aroma garam lalu kabur, ya. Garam bukan bahan volatil yang bekerja di udara.

Efeknya lebih ke gangguan fisik jika bersentuhan langsung dalam jumlah besar dan waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Efek Memakan Telur Lalat di Makanan

Bagaimana Efek Fisiologis Garam pada Lalat?

Kalau dilihat lebih dalam, ada beberapa mekanisme fisiologis yang sering disalahartikan sebagai efek mengusir.

Gangguan osmotik

Apabila garam larut dalam lapisan cairan mikroskopis yang melapisi permukaan tubuh serangga, maka akan memicu proses osmosis yang menarik cairan keluar dari sel, sehingga menyebabkan dehidrasi.

Tapi efek ini butuh kontak langsung dan kadar garam yang tinggi. Taburan garam tipis seperti yang biasa dipakai dalam praktik mengusir lalat, umumnya tidak cukup untuk menciptakan efek tersebut.

Efek reseptor rasa

Penelitian pada lalat menunjukkan bahwa lalat punya indera pengecap untuk mendeteksi rasa asin.

Jadi, kalau lalat mencoba cairan dengan kadar garam sangat tinggi, mereka bisa merasa tidak nyaman dan memilih berhenti makan.

Tapi poin pentingnya di sini adalah lalat tidak mau mengonsumsi cairan yang terlalu asin. Bukan berarti mereka otomatis pergi dari ruangan tersebut.

Jadi, misalnya ada larutan sangat asin di meja, lalat mungkin tidak tertarik meminumnya. Namun, mereka tetap bisa terbang di sekitar dapur atau pindah ke makanan lain yang lebih menarik.

Batasan efek

Perlu dipahami, efek garam tadi tidak terjadi begitu saja. Biasanya membutuhkan kondisi tertentu, seperti:

  • Ada kontak langsung antara garam dan tubuh lalat.
  • Kadar garam sangat tinggi.
  • Lingkungan yang terkontrol seperti di laboratorium.

Dalam kondisi dapur rumah di Indonesia yang terbuka, lembap, dan banyak sumber makanan, efek tersebut tidak cukup kuat untuk mengendalikan populasi lalat.

Baca Juga: Ini Bahaya Lalat Hijau dan Cara Mengusirnya

Kenapa Banyak Orang Percaya Garam Bisa Mengusir Lalat Rumah?

Salah satu alasan kenapa cara mengusir lalat dengan garam terdengar masuk akal adalah karena sifat garam yang higroskopis, yaitu bisa menyerap air. Area yang ditaburi garam memang cenderung menjadi lebih kering.

Dan memang benar, area yang sangat kering kurang ideal untuk telur dan larva lalat berkembang.

Tapi di sinilah sering terjadi kesalahpahaman. Mencegah lalat bertelur tidak sama dengan mengusir lalat dewasa.

Lalat dewasa tetap bisa datang, hinggap, bahkan bertelur di tempat lain yang lebih lembap. Kalau sumber makanan masih ada, mereka tetap tertarik.

Jadi, ketika orang melihat lalat berkurang setelah menabur garam, bisa jadi karena faktor lain. Misalnya area dibersihkan lebih dulu. Atau kebetulan populasinya memang sedang menurun.

Baca Juga: Jenis Lalat Ini Sering Terlihat, Ini yang Paling Bahaya!

Batasan Penggunaan Garam untuk Mengusir Lalat Rumah

Ada beberapa batasan penting penggunaan garam untuk mengusir lalat yang perlu kamu tahu:

  • Garam tidak bekerja di udara, sehingga bukan repelen volatil.
  • Tidak efektif untuk infestasi sedang hingga berat.
  • Tidak mengatasi sumber utama masalah.

Padahal yang paling menarik lalat adalah:

  • Sisa makanan terbuka
  • Sampah organik
  • Saluran air kotor
  • Area lembap

Kalau sumbernya tidak dibereskan, menabur garam hanya seperti menambal masalah sementara. Selain itu, penggunaan garam berlebihan juga bisa menimbulkan risiko:

  • Korosi pada permukaan logam.
  • Tidak praktis untuk area luas.
  • Bisa membuat lantai licin jika bercampur air.

Baca Juga: Rekomendasi Pest Control Jakarta Profesional

Apa Cara Praktis Mengendalikan Lalat di Rumah ?

Kalau cara mengusir lalat dengan garam kurang efektif, lalu apa yang lebih masuk akal? Yang paling berpengaruh justru hal yang sederhana yaitu kebersihan. Dan ini yang perlu kamu lakukan:

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Memang terdengar klasik. Tapi justru ini yang paling berpengaruh.

Lalat datang karena ada yang menarik mereka. Biasanya sisa makanan, bau sampah, atau area yang lembap. Jadi, yang perlu kamu lakukan adalah menghilangkan “alasan” mereka datang.

Beberapa langkah yang bisa langsung kamu terapkan:

  • Jangan biarkan sisa makanan terbuka terlalu lama.
  • Tutup rapat tempat sampah, terutama sampah organik.
  • Segera bersihkan meja makan dan area dapur setelah digunakan.
  • Pastikan tidak ada air yang menggenang di wastafel atau saluran air.

Logikanya sederhana. Kalau tidak ada makanan dan tidak ada tempat berkembang biak, lalat juga tidak punya alasan untuk bertahan di rumah kamu.

Menggunakan Perangkap dan Metode Teruji

Selain menjaga kebersihan, kamu juga bisa pakai metode yang memang dirancang untuk menangani lalat secara langsung.

Beberapa opsi yang lebih efektif dibanding hanya menabur garam antara lain:

  • Perangkap lalat berbasis campuran cuka dan gula yang menarik lalat masuk lalu terjebak.
  • Perangkap feromon yang memang dibuat untuk menarik jenis lalat tertentu.
  • Pemasangan fly grill atau kawat kasa di ventilasi agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.
  • UV light trap yang memancing lalat mendekat ke cahaya lalu menjebaknya.
  • Sticky tape atau lem lalat untuk menangkap lalat yang beterbangan di dalam ruangan.

Metode-metode ini bekerja dengan cara yang jelas: lalat ditarik lalu ditangkap atau dibatasi aksesnya.

Jadi, bukan cuma berharap lalat pergi sendiri, tapi benar-benar mengurangi jumlahnya secara nyata.

Baca Juga: Apa Itu Pest Control? Ini Bedanya dengan Pest Management

Kapan Perlu Jasa Pest Control Profesional?

Perlu ditegaskan dulu, garam tidak terbukti efektif sebagai bahan yang benar-benar mengusir lalat rumah.

Efek garam pada serangga hanya terjadi jika ada kontak fisik langsung dalam jumlah besar dan konsentrasi tinggi. Jadi, bukan karena garam menghasilkan aroma atau zat tertentu yang membuat lalat menjauh dari ruangan.

Kalau lalat sudah banyak dan terus muncul meski rumah rutin dibersihkan, itu tanda masalahnya lebih serius. Biasanya ada sumber yang berkembang biak secara tersembunyi.

Dalam kondisi seperti ini, hanya pest control profesional yang bisa memberikan solusi tepat, karena mereka punya metode yang sudah teruji bisa mengatasi persoalan tersebut.

Pest control profesional seperti Pestigo dapat membantu mengidentifikasi jenis lalat, melakukan penanganan sesuai standar keamanan, serta memberikan pencegahan jangka panjang. 

Layanan ini cocok untuk rumah, restoran, maupun bangunan komersial yang membutuhkan pengendalian lalat secara lebih menyeluruh.

Ingin tahu bagaimana layanan Pestigo bisa berdampak nyata untuk mengatasi masalah hama di rumahmu? Yuk, baca ulasan lengkapnya di artikel ini: Jasa Pembasmi Lalat Profesional dengan Garansi.

Dengan layanan kami, masalah lalat bisa diselesaikan secara tuntas. Kalau kamu punya masalah yang serupa, langsung aja Pestigo-in rumahmu sekarang juga.

Konsultasikan masalahmu dan dapatkan survei gratis dari Pestigo.

Referensi:

  • PubMed. Diakses pada 2025. Study on Physiological Responses of Insects to Environmental Factors
  • Journal of Economic Entomology (Oxford Academic). Diakses pada 2025. Early Research on Housefly Control Methods
  • Biology Insights. Diakses pada 2025. Does Salt Attract Bugs or Repel Them?
  • University of California, Riverside (Inside UCR). Diakses pada 2025. Study Examines Salt Taste in Flies
  • ScienceDaily. Diakses pada 2025. Research on Salt Detection Mechanisms in Flies
  • Medical News Today. Diakses pada 2025. How to Get Rid of Houseflies

Share on Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − 7 =

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Customer Support

Customer Support

Online

Customer Support

Hi, What can i do for you? 00.00